SMKN 1 GORONTALO

Kegiatan Pelepasan siswa PKL 'Agustus 2017'

KBM INTERAKTIF

GURU membimbing PESERTA DIDIK memahami dan menemukan konsep TRANSLASI

ISLAMIC PRAYER

HATI terhubung dengan ALLAH tidak akan mudah TERGORES. HATI yang mudah terluka ISYARAT hubungannya dengan ALLAH masih lemah

Minggu, 30 Juni 2019

MAKALAH Transformasi Geometri

MAKALAH Transformasi Geometri

Pada dasarnya, yang akan kita pelajari pada materi ini adalah materi tentang perubahan karena makna dari transformasi adalah sebuah perubahan dan geometri adalah ilmu yang membahas mengenai bangun.

Maka, dapat disimpulkan bahwa transformasi geometri adalah sebuah proses penentuan titik koordinat baru dari sebuah bangun pada sebuah bidang.

Pada materi ini akan dipelajari mengenai jenis-jenis transformasi dan pengertiannya.

Sejarah Transformasi Geometri

Menurut sejarah, materi ini mulai dipelajari ketika seorang ilmuwan yang bernama Felix Klein mengemukakan sebuah teori dalam sebuah paper berjudul Erlangen Program.

Felix Klein mengatakan bahwa geometri adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang bangun yang bisa ditransformasikan ke dalam sebuah bentuk yang berbeda dan sifat-sifat bangun tidak terpengaruh karena perubahan yang dilakukan.

Komposisi transformasi geometri ialah materi yang cukup untuk melatih kemampuan menggambar dan kemampuan matematika kita. Sebab dengan perhitungan matematika yang tepat, kita bisa melakukan sebuah terhadap bangun-bangun yang ada pada matematika ataupun di dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Transformasi Geometri

Transformasi geometri adalah sebuah perubahan suatu bidang geometri yang meliputi posisi, besar dan bentuknya sendiri.

Apabila hasil transformasi kongruen dengan bangunan yang ditranformasikan, maka dapat disebut transformasi isometri. Sedangkan transformasi isometri sendiri mempunyai dua jenis yaitu transformasi isometri langsung dan transformasi isometri berhadapan.

Transformasi isometri langsung adalah termasuk translasi dan rotasi, sedangkan transformasi isometri berhadapan yaitu termasuk refleksi.

Jenis – Jenis dan Rumus Transformasi

Rumus pada transformasi geometri akan memudahkan kita untuk menentukan sebuah hasil transformasi tanpa harus menggambarnya dalam bidang kartesius terlebih dulu. Meskipun demikian, ilustrasi gambar tentang transformasi juga dapat memberikan sebuah tambahan pemahaman buat kita semua.

Oleh karena itu, yuk kita simak mengenai pembahasan tentang jenis-jenis trasnformasi yaitu translasi, refleksi, rotasi, dan dilatai pada penjabaran materi  berikut ini.

Translasi (Pergeseran)

    Translasi adalah perubahan objek dengan cara menggeser objek dari satu posisi ke posisi lainnya dengan jarak tertentu.

Penentuan hasil objek melalui translasi yaitu cukup mudah. Caranya kita hanya dengan menambahkan absis dan ordinat dengan jarak tertentu sesuai dengan ketentuannya. Untuk lebih jelasnya mengenai proses translasi ini, kita dapat mengamati pada gambar di bawah ini.


Refleksi (Pencerminan)

Pembahasan berikutnya adalah pencerminan atau yang lebih sering disebut dengan refleksi. Seperti halnya bayangan benda yang terbentuk dari sebuah cermin. Sebuah objek yang mengalami refleksi akan memiliki bayangan benda yang dihasilkan oleh sebuah cermin. Hasil dari refleksi dalam bidang kartesius tergantung sumbu yang menjadi cerminnya. Pembahasan materi refleksi yang akan diberikan ada tujuh jenis. Jenis-jenis tersebut antara lain adalah refleksi terhadap sumbu x, sumbu y, garis y = x, garis y = -x, titik O (0,0), garis x = h, dan garis y = k. Berikut ini adalah ringkasan daftar matriks transformasi pada refleksi/pencerminan.
Selanjutnya, mari perhatikan uraian matriks transformasi untuk setiap jenisnya.

Pencerminan terhadap sumbu x


Pencerminan Terhadap Sumbu y





 Pencerminan terhadap Garis y = x


Pencerminan terhadap Garis y = – x 


Pencerminan terhadap Titik Asal O(0,0)


Pencerminan terhadap Garis x = h



Pencerminan terhadap Garis y = k


Rotasi (Perputaran)

Rotasi atau perputaran merupakan perubahan kedudukan objek dengan cara diputar melalui pusat dan sudut tertentu. Besarnya rotasi dalam transformasi geometri sebesar +alpha disepakati untuk arah yang berlawanan dengan arah jalan jarum jam. Jika arah perputaran rotasi suatu benda searah dengan jarum jam, maka sudut yang dibentuk adalah -alpha. Hasil rotasi suatu objek tergantung dari pusat dan besar sudut rotasi. Perhatikan perubahan letak kedudukan segitiga yang diputar sebesar 135^{o} dengan pusat O(0,0) pada gambar di bawah
Transformasi Geometri Rotasi
Mendapatkan hasil rotasi dengan cara menggambarnya terlebih dahulu akan sangat tidak efektif. Ada cara lain yang dapat digunakan untuk menentukakn hasil objek hasil rotasi, yaitu dengan menggunakan rumus transformasi geometri untuk rotasi. Simak lebih lanjut rumusnya pada pembahasan di bawah.

Rotasi dengan Pusat O(0,0) sebesar \alpha

1.      Rotasi dengan Pusat 
O(0,0) sebesar \alpha 










Sabtu, 25 Mei 2019

Pengalaman Berselancar dengan VCT

Pengalaman Berselancar dengan VCT  


Dalam pembelajaran  abad  21 tidak hanya peserta didik yang dituntut untuk menjadi manusia pembelajar, namun guru juga harus bersama-sama menjadi manusia pembelajar, sebab kehidupan abad 21 bergerak sangat cepat, sehingga memungkinkan guru dan peserta didik bersaing dalam penguasaan informasi.  Bisa jadi guru akan kalah oleh peserta didik dalam memperoleh informasi jika guru selaku pendidik belum move on dengan konsep konvensional nya.
VCT  batch 1 dimulai tanggal 13 November 2018 yang digagas oleh Bapak Gatot Hari Priowirjanto bersama para trainer  terlatih  (pak Khairuddin, mbak Umi Tira Lestari dan mbak Siti Zulaiha) untuk memajukan pendidikan di seluruh Nusantara. Alhamdulillah saya satu-satunya peserta Gorontalo yang lolos seleksi saat mendaftar VCT batch 1. Saat peserta diarahkan untuk membentuk grup diklat menggunakan medsos WhatsApp,  sayapun bingung hendak bentuk grup dengan siapa… karena saya satu-satunya peserta Gorontalo, yang oleh teman seNusantara digelari srikandi Gorontalo, hehehehe.  Dan  sayapun  memilih bergabung dengan grup Sulawesi, karena grup diklat dibentuk berdasarkan wilayah yang tersebar di seluruh Nusantara.  Tidak sedikit rintangan yang saya lewati saat menyelesaikan produk diklat, jaringan misalnya. Keterampilan mengelola video conference baik tampil sebagai host, moderator dan presenter kesemuanya butuh jaringan stabil. Namun kami peserta tidak satupun yang tahu saat mana jaringan stabil dan tidak. Peserta hanya berusaha memaksimalkan persiapan baik materi, flyer, presensi online, short link dan rekaman kegiatan. Kami tampil sesuai schedule  yang sudah ditentukan dan jika jaringan tidak mendukung saat pemaparan materi oleh petugasnya maka kami berinisiatif untuk menggantikannya dengan presenter berikut dalam schedule yang sama tentunya.  Pemaparan materi oleh petugas bisa berulang lebih dari 2 kali (sesuai tagihan diklat) apabila proses rekaman keduanya gagal dan hal ini saya alami saat tampil sebagai presenter di batch 1.
Berikut materi pemaparan saya saat tampil sebagai presenter:
•    Pemanfaatan E-Learning Dalam Pembelajaran
•    Membuat Tg Bot Sbg Media Pembelajaran
•    Pembelajaran Bauran Dengan Rumah Belajar
Ketiga materi tersebut berhasil saya paparkan  secara online menggunakan room vicon webex dari Seameo dan disimak oleh participant vicon sekaligus sebagai penanya terkait materi presenter. Rekaman salah satu paparan materi dapat disimak kembali melalui link youtube: http://bit.ly/2JZzYeO Alhamdulillah dari 383 pendaftar, lolos seleksi 240 peserta dan yang dinyatakan lulus sebanyak 107 peserta. Diantara 107 peserta lulus, Alhamdulillah saya termasuk salah satu diantaranya hingga terbit e-sertifikat Seameo.

Bulan Januari 2019 diklat berlanjut  VCT batch 2, registrasi dibuka tanpa seleksi. Peserta mendaftar sebanyak 5000 guru seNusantara dengan melibatkan  45 instruktur baru sebagai alumni VCT batch 1. Alhamdulillah melalui tim inti, Seameo mengamanahkan saya sebagai salah satu instruktur pada batch 2.  Tim inti mengatur  grup  diklat dengan menggunakan penomoran, berbeda saat batch 1 yang dibagi berdasarkan wilayah. Hingga terdapat Virtual Coordinator Indonesia 1 sampai 16, yang disingkat VCI.1 sampai dengan VCI.16
Saat batch 2 saya bersama teman dari Sulsel bu Maesuri, membimbing peserta pada grup VCI.13 yang merupakan gabungan peserta Sulawesi dan Jawa timur. Kami berhasil membawa sebanyak 13 peserta VCI.13 tuntas hingga produk. Alhamdulillah  dari 5000 peserta terdaftar tanpa seleksi, yang lulus hingga bersertifikat adalah sebanyak 629 guru seNusantara.


Selanjutnya, tanggal 04 - 25 Maret dilaksanakan Virtual Coordinator Training  atau VTC batch 3 yang diselenggarakan oleh SEAMEO sebagai kelanjutan VCT batch 2.  Pelatihan ini menyambut  program  pemerintah untuk menghadapi era industri 4.0 banyak guru-guru baik adaptif, normatif dan produktif yang mengikuti kegiatan ini, untuk pelaksanaan dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam WIB, selama mengikuti kegiatan ini para peserta diwajibkan mengumpulkan tugas 2 kali menjadi host, 2 kali moderator, 2 kali presenter. tugas ini dikirim ke koordinator masing-masing wilayah, setelah mengumpulkan produk pelatihan, selanjutnya tim inti VCT batch 3 akan mengadakan penilaian, mana yang berhak lulus dan tidak. Bagi peserta lulus akan mendapat sertifikat Internasional dari sekretariat SEAMEO sebagaimana pelakasanaan VCT pada batch 2.

Tim inti VCT Seameo mengatur grup diklat menggunakan kelanjutan  penomoran pada batch 2, sehingga terdapat  Virtual Coordinator Indonesia 17 sampai 76 disingkat VCI.17 - VCI.76  dengan pendaftar sebanyak 14 ribu guru se Nusantara dan melibatkan 336 intruktur se Indonesia.  Dalam pelatihan VCT batch 3 tersebut, Seameo melalui tim inti telah memberi amanah pada saya sebagai Penanggung Jawab pada pelatihan dimaksud. Saat batch 3 saya selaku Penanggung Jawab  diamanahkan membimbing instruktur  Wilayah SulutGoMa (Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku/Malkut)  dalam mengkoordinir jalannya diklat yang dikemas dalam grup VCI-50. 
Alhamdulillah... bersama 8 instruktur yang berasal dari Sulut, Gorontalo dan Maluku/Malkut berhasil menyelesaikan tugas kami hingga mengantar 22 peserta tuntas berSertifikat  Internasional VCT batch 3, dan secara keseluruhan  dapat mengantar peserta  tuntas hingga produk sebanyak 2.314 guru se Nusantara dari 14 ribu pendaftar.  Segenap rasa syukur yang tidak dapat diukir tersimpan indah dalam hati dan memory saya,  disamping karena berhasil mengantar peserta terampil sebagai alumni diklat VCT juga berhasil mengkoordinir team instruktur  mewujudkan semangat kerja yang solid, saling berkoordinasi, kompak dalam membimbing peserta serta selalu sabar dan ikhlas menyelesaikan tugas yang diembannya. 
Berikut  Kecakapan  Virtual Coordinator  yang diharapkan pada peserta VCT batch 3. Seorang virtual coordinator harus memiliki kecakapan dalam mengelola pelatihan atau pembelajaran berbasis dunia maya menggunakan platform video conference. Merancang dari awal kegiatan hingga publikasi ke sosial media. Karena itu, inilah kecakapan minimal yang harus dimiliki oleh VC Indonesia:

A.    Persiapan Kegiatan  

1.    Membuat flyer/poster digital untuk mengajak dunia luar bergabung. Tool yang dapat digunakan dalam membuat flyer digital sangatlah banyak, diantaranya Photoshop, Coreldraw, Canva, berbasis online seperti postermywall.com,  bahkan bisa menggunakan aplikasi familiar seperti Ms. Word dan Powerpoint. Berikut salah satu link yang bisa dipelajari untuk membuat flyer digital: gg.gg/flyer-digital
2.    Untuk mendukung flyer yang telah dibuat, VC harus punya kecakapan menulis narasi kegiatan, berisi pengetahuan awal tentang hal yang akan disampaikan,  jadwal kegiatan serta informasi link platform video conference, room number dan password
3.    Jika kegiatannya terbatas pada kalangan tertentu, VC harus punya kecakapan melakukan rekrutmen secara online melalui diantaranya google form, microsoft form atau zoho forms dan sebagainya.

B.    Implementasi kegiatan

1.    Melakukan kegiatan melalui video conference. Banyak platform yang dapat digunakan, seperti google hangouts, skype for bussiness, zoom. Namun Webex memiliki kekuatan gambar dan video yang stabil. Webex dapat dilakukan membuat room pertemuan secara mandiri
Tutorial membuat akun webex free:  http://bit.ly/webexfree-terbaru2019
Tutorial mengikuti kegiatan webex dari laptop:  https://youtu.be/eWqwOz8fZMY
Tutorial mengikuti kegiatan webex dari tablet:  gg.gg/webex-tab
Tutorial  gabung webex menggunakan link via hape:
https://youtu.be/ivveUUQpyfQ
2.    Membuat presensi kegiatan online sebagai dokumentasi peserta yang mengikuti kegiatan.  Presensi dapat dibuat menggunakan google form atau microsoft form, namun jika ingin presensi yang bisa ditandatangani, zoho forms bisa dijadikan pilihan.
Tutorial membuat presensi lewat zoho:  gg.gg/zoho-forms
3.    Untuk menshare form dengan link yang panjang, sebaiknya link tersebut diringkas terlebih dahulu, agar pemirsa bisa mengetik ulang. Link ringkas dibuat sesederhana mungkin dengan nama unik, menghindari penggunaan huruf kapital dan huruf kecil yang berlebihan, untuk memudahkan  link tersebut diketik ulang pada browser.
Tutorial membuat link singkat: gg.gg/link-ringkas
4.    VC memiliki kecakapan menjadi moderator, host dan narasumber secara virtual melalui video conference

C.    Dokumentasi kegiatan

1.    Kegiatan yang dilakukan harus didokumentasikan sebagai jejak digital edukasi 4.0.  Karena itu VC harus punya kemampuan merekam layar kegiatan berlangsung. Dapat melalui tablet dengan menggunakan diantaranya DU Recorder atau V-Recorder atau di Laptop dengan menggunakan misalnya Camtasia, Screencast o Matic atau Faststone
Tutorial Faststone: gg.gg/faststone-tutorial
Tutorial Camtasia: gg.gg/camtasia-tutorial
2.    Rekaman kegiatan tersebut diupload ke youtube agar dapat disimpan dan dipelajari kembali oleh pemirsa vicon
Tutorial upload video ke youtube: gg.gg/upload-youtube
Demikian minimal kecakapan yang harus dimiliki VC Indonesia.


Alhamdulillah saat ini berlangsung VCT batch 4 dengan teknis pelaksanaannya diarahkan ke provinsi masing-masing, dengan harapan antara lain akan lebih banyak alumni VCT berhasil hingga tuntas produk.
Saya selaku salah satu korwil SulMal di batch 4 bersama korprov, team instruktur dan ketua kelas..., berharap seluruh peserta VCT Gorontalo berhasil menyelesaikan tagihan diklat sebelum batas waktu yang ditentukan.
Aamiin

Share and growing together
Salam sukses bersama





Rabu, 03 April 2019

TOL LANGIT PENDIDIKAN


Mengenal  "Tol Langit" Pendidikan

 
Tol langit menggambarkan sambungan bebas hambatan bagi sinyal internet di langit Indonesia, 
yang akan menghubungkan seluruh wilayah di bumi Nusantara.

Banyak orang sebetulnya masih belum faham apa itu Tol Langit,  kenapa menghubungkannya dengan revolusi industri 4.0,  kemudian pengaruhnya terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Dan selanjutnya bagaimana membangun Sumber Daya Manusia menyongsong Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. Berikut sedikit ulasan yang penulis susun dari berbagai sumber.

Apa itu tol langit? Apakah itu jalan tol yang melintang tinggi di langit?
istilah tol langit dipakai Presiden Jokowi untuk menggambarkan sambungan bebas hambatan bagi sinyal internet di langit Indonesia, yang akan menghubungkan seluruh wilayah di bumi Nusantara.

"Tol Langit" Selama ini, jaringan internet hanya menyambungkan sebagian wilayah di Indonesia, terutama di kota-kota yang banyak penduduknya. Wilayah terpencil di kota-kota terluar di Indonesia yang jarang penduduk, masih "fakir sinyal" bahkan tanpa sinyal sama sekali atau blank-spot. Operator telekomunikasi swasta enggan masuk ke sana, lantaran tidak ekonomis. Potensi pemasukkannya tidak sebanding dengan ongkos investasi yang mahal.
Nah, untuk membuka isolasi tersebut, pemerintah menggagas Palapa Ring. Nama terakhir adalah sambungan jaringan kabel optik sepanjang lebih dari 22.000 kilometer (km), di darat maupun di dasar laut yang menghubungkan titik-titik blank-spot tersebut.
"Kita bangun Palapa Ring ini tersambungnya backbone dengan broadband kecepatan tinggi, di Indonesia Barat kita 100 persen, di Indonesia Tengah selesai 100 persen, dan Indonesia Timur akan kita selesaikan,"  kata Ma'ruf Amin seperti dimuat Kompas.com 


Dengan Palapa Ring, tak kurang 57 kota dan wilayah terisolir seperti Ranai di Natuna, Sangihe di ujung utara Sulawesi, Rai Juha di Laut Sabu, Alor, Wetar, Saumlaki, Tual, Timika, Nabire, dan puluhan kota lain di Indonesia Timur, tersambungkan jaringan kabel optik

Program Tol Langit untuk Pemerataan Akses Internet di Seluruh Wilayah Indonesia

Jakarta, Kominfo –  Setelah fokus membangun proyek Palapa Ring, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga tengah menyiapkan infrastruktur telekomunikasi yang akhir-akhir ini ramai disebut sebagai tol langit. Program itu merupakan upaya pemerintah untuk pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. “Kalau Palapa Ring ini sudah selesai dibangun, istilahnya jalan tol-nya, berarti jalan masuknya lebih mudah karena yang mahal itu jalan tol.
Rudiantara menegaskan, pemerintah fokus membangun dan menyiapkan fasilitas internet untuk sektor pendidikan, kesehatan maupun pemerintahan.
“Jadi Palapa Ring Barat dan Tengah sudah beroperasi, yang sedang diselesaikan adalah yang Timur, dan yang akan dilakukan selanjutnya adalah bagaimana pemerintah menyedian internet kecepatan tinggi untuk sekolah, puskesmas, kantor desa, kantor Polsek, Koramil dan lain sebagainya,” ujar Menteri Rudiantara.

Jakartakita.com – Saat ini, “Infrastruktur yang dibangun bukan hanya jalan tol, bandara, pelabuhan laut, dan lainnya, juga berkaitan dengan tol informasi atau seperti yang dikatakan KH. Ma’ruf Amin, tol langit. Ada pula percampuran infrastruktur digital dengan perangkat keras, seperti Palapa Ring yang menghubungkan wilayah Barat dan Timur,” ucap Rudiantara. Ke depan, menurut Menkominfo, Indonesia akan membangun satelit sendiri. Hal itu dilakukan untuk menjadi bangsa yang kuat dan petarung.
Untuk mencapai itu, Indonesia tentunya perlu memperbaiki cara belajarnya.
“Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi pendidikan yang tertinggal karena tidak terhubung dengan internet. Tidak ada lagi Puskesmas yang tidak terhubung dengan internet agar kecepatan pelayanan kesehatan bisa maksimal,” terang Rudiantara.

"Tol Langit" Pendidikan

Penggunaan istilah Tol Langit merupakan sambungan bebas hambatan bagi sinyal internet di langit Indonesia, yang akan menghubungkan seluruh wilayah di bumi Nusantara. Istilah ini dipakai untuk memanifestasikan Sumpah Palapa nya Patih Gajah Mada yang pernah bersumpah untuk menyatukan Nusantara. Bagaimana mewujudkan sumpah Palapa di era digital seperti saat ini ? Ini yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa teknologi, yaitu dengan Konsep Palapa Ring untuk membangun infrastruktur konektivitas Informasi dan Komunkasi bagi seluruh masyarakat di Republik tercinta ini yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. 

Sebagaimana diketahui saat ini bahwa masih banyak wilayah di Indonesia yang belum memiliki signal konunikasi yang baik, bahkan ada yang tidak ada signal sama sekali (Blank spot area). Sementara ini, signal yang relatif baik berada di kota – kota besar dan sebagian daerah. Padahal dasar negara sudah mengamanatkan akan pentingnya “Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dalam rangka mewujudkan “Persatuan Indonesia”. Hal ini tentunya menjadi tantangan sendiri untuk mewujudkannya, melalui konektivitas internet dengan jaringan kabel optiknya. Manfaatnya tentu akan banyak sekali, baik bagi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Pendidikan, dan seluruh masyarakat Indonesia lainnya.

Pendidikan Jarak Jauh (e-learning) menjadi salah satu upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang bermutu ke seluruh wilayah Indonesia dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0
Sehinga, ke depan tidak ada lagi pendidikan yang tertinggal karena tidak terhubung dengan internet.

Industri 4.0 adalah nama tren dari sistem otomatisasi industri, dimana terdapat pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistim siber fisik, internet untuk segala aktifitas, komputasi kognitif dan aktifitas lain berbasis jaringan. Revolusi industri 4.0 sering pula disebut revolusi industri generasi keempat yang ditandai dengan kemunculan super komputer, robot pintar, kendaraan tanpa awak, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia dapat mengoptimalkan fungsi otak.

SDM Penjaga Tol Langit Pendidikan 4.0

Peningkatan kapasitas guru menjadi harga mati. Karena perkembangan zaman bergerak sangat cepat. Model peningkatan kapasitas guru pun mesti disesuaikan dengan kondisi kekinian, yaitu bersentuhan dengan dunia digital. Untuk itulah SEAMEO–Organisasi Kementerian Pendidikan se Asia Tenggara–menyelenggarakan sebuah pelatihan bernama Virtual Coordinator Training biasa disingkat VCT.

Virtual Coordinator Training (VCT) SEAMEO merupakan salah satu pengembangan kapasitas guru sebagai upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang bermutu ke seluruh wilayah Indonesia dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0

Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri, merencanakan, dan menyusun strategi di tingkat nasional untuk menghadapinya, khususnya di bidang Pendidikan. Salah satu gebrakan yang dipersembahkan oleh SEAMEO Secretariat dan guru-guru, untuk Indonesia adalah program Virtual Coordinator Training (VCT). VCT adalah pelatihan mengelola training online dengan model konferensi video. dan  Platform yang digunakan adalah Webex.
Dengan VCT, diseminasi pengetahuan baru yang terupdated dari Sabang sampai Merauke akan mudah dan relatif cepat dilakukan. Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam VCT, yaitu:
1. Teknik rekrutmen peserta secara online
2. Menulis narasi promosi kegiatan yang menarik dan memikat
3. Mengkreasi room video conference
4. Teknik menjadi narasumber
5. Presentasi kegiatan online
6. Mendokumentasikan kegiatan dan berbagi di social media dan youtube.

Flowcharts VCT



Virtual Coordinator Training - VCT batch 1 Tahun 2018

VCT 1 dimulai tanggal 13 November 2018 yang digagas oleh Bapak Gatot Hari Priowirjanto bersama para trainer  terlatih  (pak Khairuddin, mbak Umi Tira Lestari dan mbak Siti Zulaiha) untuk memajukan pendidikan di seluruh Nusantara.  

Gambaran pelatihan VCT secara singkat seperti ini:
  • Peserta diberikan materi singkat mengenai program peningkatan kapasitas guru yang digawangi oleh SEAMEO.
  • Peserta diberikan materi mengenai pengoperasian Sisco Webex, sebagai platform yang digunakan dalam pelatihan VCT ini.
  • Peserta diberikan juga materi-materi pengaya, seperti misalnya STEM dan Revolusi Industri 4.0.
  • Peserta mulai melaksanakan tugas, yaitu: 2 kali sebagai Narasumber, 2 kali sebagai Moderator, dan 2 kali sebagai Host.
  • Sertifikat diterbitkan.
  • Alumni pelatihan VCT diharapkan mengimplementasikan di sekolahnya, KKG, MGMP, Kecamatan, atau Kabupaten tempat ia bertugas. SEAMEO siap memfasilitasi dengan menyediakan room conference di Webex secara gratis.

Jadwal Kegiatan

Hari Pertama : Pendahuluan dan Promosi Kegiatan 13 November 2018 (Selasa)
 Hari Kedua : Implementasi Kegiatan 14 November 2018 (Rabu)

 Hari Ketiga : Dokumentasi Kegiatan 15 November 2018 (Kamis)

Pelaksanaan Tugas

Tugas host.

1. Membuka acara vicon
2. Memperkenalkan presenter dan moderator
3. Menyerahkan kegiatan pada mooderator.
4. Mengatur tampilan shoting camera dan microfon peserta ketika acara berlangsung.
5. Membantu moderator selama acara berlangsung demi kelancaran acara..

Moderator.

1. Memberikan kesempatam presenter untuk menyampaikam materi
2. Mengingatkan presenter sekitar waktu penyampaiam materi, jika presenter terlalau asyik dlm materinya.
3. Merekap pertanyaan peserta yg terdapat pd kolom chat dan menyampaikannya pada saat waktu diskusi dimulai.
4. Mengatur lajunya diskusi tanya jawab jika ada pertanyaan langsung dari peserta.
5. Mengakhiri kegiatan bersama presenter jika waktu sudah selesai dengan meminta kesimpulan/pesan dari presenter sebelum mengakhiri kegiatannya..
6 menyerahkan room vicon ke host dan host akan menutup section vicon.

Tugas presenter

1. Memaparkan materi dengan singkat padat dan berisi
2. Menjawab pertanyaaan peserta vicon
3.Mengakhiri kegiatan dengan menyampaikm kesimpulan/rangkuman/penyataan sebelum mengakhiri materi

Contoh pelaksanaan tugas VCT bisa ditonton pada video di bawah ini.


Sertifikat

Setelah Peserta menyelesaikan semua tugas dan dinyatakan lulus, maka peserta berhak mendapatkan sertifikat.
Sertifikat ditandatangani langsung oleh Direktur SEAMEO Secretariat yaitu Bapak Dr. Gatot Hari Priowirjanto.
Sertifikat bernilai 39 JP.
Alhamdulillah saya termasuk peserta VCT Batch 1, dan dinyatakan lulus.

E-Sertifikat sebagai peserta VCT Batch 1



Virtual Coordinator Training - VCT batch 2 Tahun 2019

 

Semua Kegiatan Difasilitasi dan Dimonitoring oleh Staff dan Instruktur


1.  LATAR BELAKANG

Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Asia Tenggara dengan menggunakan teknologi ICT modern dengan sejumlah besar peserta, dan skala ekonomi untuk pelaksanaannya, Sekretariat SEAMEO bekerja sama dengan 21 Pusat Regional SEAMEO dan lembaga eksternal telah mengembangkan program pengembangan kapasitas yang disebut “SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes”.  
SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes bertujuan untuk pengembangan kapasitas pembuat kebijakan, pendidik, praktisi, peneliti, administrator sekolah, dosen, guru, dan siswa di negara-negara Asia Tenggara yang difasilitasi oleh platform online; khususnya, WebEx, dirancang untuk E-learning dan meningkatkan pengetahuan.
Mulai Maret 2017, Sekretariat SEAMEO telah menjalankan program ini sebagai fasilitator utama dan lembaga koordinasi. Ini melibatkan semua tindakan promosi, pendaftaran, hosting / moderasi sesi, dan pembuatan sertifikat; sementara nara sumber dibawa oleh Pusat SEAMEO yang berkolaborasi dan lembaga eksternal untuk berbagi pengetahuan mereka.
Sebagai tanggapan terhadap arahan untuk memperluas pengembangan kapasitas untuk skala audiens yang lebih besar, SEAMEO Secretariat (SEAMES) akan menyelenggarakan “Capacity Building untuk guru-guru Indonesia pada proses dan pengalaman terbaik untuk menjadi Virtual Coordinator pada diklat dalam jaringan. Pelaksanaan workshop sifatnya tentatif yang direncanakan mulai tanggal 16 Januari 2019.

SEAMEO Online Virtual Coordiator Program bertujuan untuk:
  • Meningkatkan kemampuan guru Indonesia dalam memberikan kursus online; khususnya melalui platform WebEx.
  • Memperkenalkan seluruh proses kerja kelas online, serta untuk berbagi praktik terbaik bagian dari pelatihan online dalam bentuk program pelatihan.
Pelatihan berlangsung secara tentatif dengan perkiraan waktu 16 - 28 Januari 2019. Sesi kegiatan berlangsung dalam jaringan melalui video conference dengan platform webex.
Peserta kegiatan ini terdiri dari guru-guru di Indonesia yang telah mendaftar dan lolos seleksi.

Workshop disampaikan dalam Bahasa Indonesia dengan cakupan berikut;
  • Pengantar SEAMEO SEAMEO Online Lecture Series and Training Programmes
  • Penggunaan platform Konferensi Video berbasis Webex secara online (WebEx) dalam pelatihan.
  • Seluruh proses kerja dan praktik terbaik yang terlibat dalam melakukan dan menyelenggarakan sesi online. Topik pelatihan difokuskan pada ketrampilan mengelola pelatihan online.
Rincian proses kegiatan secara singkat sebagai berikut:
  1. Promosi: Teknik mempromosikan kegiatan melalui persiapan material (Flyer digital  berisi pengumuman kegiatan dan detil narasi kegiatan), pendaftaran online dan mengkreasi room.
  2. Implementasi: Materi yang dibutuhkan, teknik membuka room webex, teknik mengelola webex, Penyediaan narasumber dan menjadi narasumber, menjadi host dan menjadi moderator sesi dalam jaringan serta presensi kegiatan online.
  3. Dokumentasi : Teknik merekam kegiatan, teknik mengupload ke youtube dan share ke sosial media.
  4. Peserta yang memenuhi kualifikasi dan kelayakan berhak menerima Sertifikat sebagai Virtual Coordinator’s Training.
HASIL YANG DIHARAPKAN

Pada akhir kegiatan Workshop, peserta diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:
  • Peserta akan dapat melaksanakan seluruh proses workshop; termasuk mempromosikan kegiatan, membuat formulir pendaftaran online, menjadi host atau moderator serta menghasilkan e-sertifikat
  • Peningkatan kapasitas peserta untuk berbagi pengetahuan
  • Peserta yang memenuhi syarat akan menerima sertifikat Virtual Coordiantor Training 
PERSYARATAN PESERTA

Peserta kegiatan yang direkomendasikan memenuhi syarat sebagai berikut:
  • Pendidik yang mempersiapkan sebuah topik yang akan dibagi untuk pengetahuan bagi yang lain yang terstruktur dalam suatu program.
  • Semua peserta diharuskan menggunakan laptop atau tablet
  • Semua peserta harus memiliki kemampuan komputer terutama berinternet. 
STRUKTUR KEPANITIAAN
Penanggung Jawab:   Gatot Hari Priowirjanto  (direktur  SEAMEO)
Tim Ahli:   Achmad Purnomo & Sajarwo Anggai                    
Panitia Inti:    Khairuddin, Siti Zulaiha, Umi Tira Lestari
Demikian deskripsi  prosedur VCT batch 2 yang digagas oleh SEAMEO sebagai kelanjutan VCT batch 1.
-------------------------

Dalam pelatihan VCT batch 2 tersebut, SEAMEO melalui team inti telah memberi amanah pada saya sebagai instruktur pada pelatihan dimaksud. Saat Batch 2 saya diamanahkan membimbing Wilayah Indonesia gabungan Sulawesi dan Jawa timur, yang dikemas dalam grup VCI.13
Alhamdulillah ..., berdua dengan teman instruktur dari Sulawesi 'bu Maesuri' berhasil menyelesaikan tugas kami selaku instruktur VCI.13 hingga mengantar 13 peserta tuntas berSertifikat Internasional VCT batch 2.

Segenap rasa beradu padu tersimpan jauh diAwan.., sebagai 'memory terindah' saya untuk diimplementasikan pada dunia Pendidikan sebagai wujud  share and growing together.


 E-Sertifikat sebagai Instruktur VCT Batch 2


Virtual Coordinator Training - VCT batch 3 Tahun 2019

Dalam pembelajaran abad 21 tidak hanya peserta didik yang dituntut untuk menjadi manusia pembelajar, namun guru juga harus bersama-sama menjadi manusia pembelajar, sebab kehidupan abad 21 bergerak sangat cepat, sehingga memungkinkan guru dan peserta didik bersaing dalam penguasaan informasi. Bisa jadi guru akan kalah oleh peserta didik dalam memperoleh informasi dan penguasaan TIK. 

Abad 21 merupakan tonggak dimana kemajuan teknologi dan informasi berkembang sangat cepat. Pengaruh kemajuan ini berdampak pada berbagai sendi kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pada abad 21 juga ditandai dengan lahirnya suatu zaman yang dinamakan era revolusi industri 4.0. yang ditandai dengan penggunaaan kecanggihan teknologi terutama komputer dan internet dalam berbagai  aktifitas kehidupan.

Pemanfaatan teknologi digital  dalam proses pembelajaran,  penyelesaian berbagai tugas, dan peningkatan kompetensi guru,  tak bisa lepas dari arus perkembangan informasi dan teknologi. 
Berbagai tantangan harus kita hadapi, untuk menghadapi tantangan tersebut, guru sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan dituntut untuk siap berubah dan beradaptasi. 
SEAMEO menjawab semua tantangan itu dengan Virtual Coordinator Training menghadirkan guru-guru hebat yang akan berbagi dan berkolaborasi mensukseskan pendidikan 4.0

Tanggal 04 - 25 maret dilaksanakan Virtual Coordinator Training  atau VTC batch 3 yang diselenggarakan oleh SEAMEO.  Pelatihan ini menyambut program pemerintah untuk menghadapi era industri 4.0 banyak guru-guru baik adaptif, normatif dan produktif yang mengikuti kegiatan ini, untuk pelaksanaan dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam WIB, selama mengikuti kegiatan ini para peserta diwajibkan mengumpulkan tugas 2 kali menjadi host, 2 kali moderator, 2 kali presenter. tugas ini dikirim ke koordinator masing-masing wilayah, setelah mengumpulkan produk pelatihan, selanjutnya tim inti VCT batch 3 akan mengadakan penilaian, mana yang berhak lulus dan tidak. Bagi peserta lulus akan mendapat sertifikat Internasional dari sekretariat SEAMEO.

Dalam pelatihan VCT batch 3 tersebut, Seameo melalui tim inti telah memberi amanah pada saya sebagai Penanggung Jawab pada pelatihan dimaksud. Saat batch 3 saya selaku Penanggung Jawab  diamanahkan membimbing instruktur Wilayah SulutGoMa (Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku/Malkut) dalam mengkoordinir jalannya diklat yang dikemas dalam grup VCI-50.
Alhamdulillah... bersama 8 instruktur yang berasal dari Sulut, Gorontalo dan Maluku/Malkut berhasil menyelesaikan tugas kami hingga mengantar 22 peserta tuntas berSertifikat  Internasional VCT batch 3. Segenap rasa syukur yang tidak dapat diukir tersimpan indah dalam hati dan memory saya, disamping karena berhasil mengantar peserta terampil sebagai alumni diklat VCT juga berhasil mengkoordinir team instruktur  mewujudkan semangat kerja yang solid, saling berkoordinasi, kompak dalam membimbing peserta serta selalu sabar dan ikhlas menyelesaikan tugas yang diembannya.

Berikut  Kecakapan Virtual Coordinator  yang diharapkan pada peserta VCT batch 3

Seorang virtual coordinator harus memiliki kecakapan dalam mengelola pelatihan atau pembelajaran berbasis dunia maya menggunakan platform video conference. Merancang dari awal kegiatan hingga publikasi ke sosial media. Karena itu, inilah kecakapan minimal yang harus dimiliki oleh VC Indonesia:

A. Persiapan Kegiatan

1. Membuat flyer/poster digital untuk mengajak dunia luar bergabung. Tool yang dapat digunakan dalam membuat flyer digital sangatlah banyak, diantaranya Photoshop, Coreldraw, Canva, berbasis online seperti postermywall.com, bahkan bisa menggunakan aplikasi familiar seperti Ms. Word dan Powerpoint. Berikut salah satu link yang bisa dipelajari untuk membuat flyer digital gg.gg/flyer-digital
2. Untuk mendukung flyer yang telah dibuat, VC harus punya kecakapan menulis narasi kegiatan, berisi pengetahuan awal tentang hal yang akan disampaikan, jadwal kegiatan serta informasi link platform video conference, room number dan password
3. Jika kegiatannya terbatas pada kalangan tertentu, VC harus punya kecakapan melakukan rekrutmen secara online melalui diantaranya google form, microsoft form atau zoho forms dan sebagainya.

B. Implementasi kegiatan

1. Melakukan kegiatan melalui video conference. Banyak platform yang dapat digunakan, seperti google hangouts, skype for bussiness, zoom. Namun Webex memiliki kekuatan gambar dan video yang stabil. Webex dapat dilakukan membuat room pertemuan secara mandiri
Tutorial membuat akun webex free:  http://bit.ly/webexfree-terbaru2019
Tutorial mengikuti kegiatan webex dari laptop:  gg.gg/webex-laptop
Tutorial mengikuti kegiatan webex dari tablet:  gg.gg/webex-tab

2. Membuat presensi kegiatan online sebagai dokumentasi peserta yang mengikuti kegiatan. Presensi dapat dibuat menggunakan google form atau microsoft form, namun jika ingin presensi yang bisa ditandatangani, zoho forms bisa dijadikan pilihan
Tutorial membuat presensi lewat zoho:  gg.gg/zoho-forms

3. Untuk menshare form dengan link yang panjang, sebelumnya link tersebut diringkas terlebih dahulu, agar pemirsa bisa mengetik ulang. Link ringkas dibuat sesederhana mungkin dengan nama unik, menghindari menggunakan huruf kapital dan huruf kecil, karena link tersebut diketik ulang
Tutorial membuat link singkat: gg.gg/link-ringkas

4. VC memiliki kecakapan menjadi moderator, host dan narasumber secara virtual melalui video conference

C. Dokumentasi kegiatan

1. Kegiatan yang dilakukan harus didokumentasikan sebagai jejak digital edukasi 4.0. Karena itu VC harus punya kemampuan merekam layar kegiatan berlangsung. Dapat melalui tablet dengan menggunakan diantaranya DU Recorder atau V-Recorder atau di Laptop dengan menggunakan misalnya Camtasia, Screencast o Matic atau Faststone
Tutorial Faststone: gg.gg/faststone-tutorial
Tutorial Camtasia: gg.gg/camtasia-tutorial

2. Rekaman kegiatan tersebut diupload ke youtube agar dapat disimpan dan dipelajari kembali oleh pemirsa vicon
Tutorial upload video ke youtube: gg.gg/upload-youtube

Demikian minimal kecakapan yang harus dimiliki VC Indonesia.


  E-Sertifikat sebagai Instruktur VCT Batch 3




Virtual Coordinator Training - VCT batch 4 Tahun 2019

 

Salah satu bakti untuk bangsa yang dipersembahkan oleh SEAMEO Secretariat dalam menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 adalah program Virtual Coordinator Training (VCT) atau pelatihan mengelola training online. Kali ini, Program Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 4 Wilayah SulMal Zona Gorontalo kembali membuka kesempatan kepada pengawas, dosen, kepala sekolah, guru, dan praktisi pendidikan di Provinsi Gorontalo untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0.

Instruktur:

  • Adalah peserta yang merupakan alumni VCT sebelumnya (guru, kepsek, dosen dan praktisi pendidikan) yang telah mendapat sertifikat VCT

Materi Pelatihan

  1.  Teknik membuat daftar hadir digital dan digital flyer
  2.  Teknik membuat QR code
  3.  Teknik menulis narasi kegiatan
  4.  Mengkreasi dan mengelola room webex
  5.  Membuat Presentasi on line
  6.  Teknik menjadi host, moderator dan presenter
  7.  Praktik sebagai host, moderator dan presenter
  8.  Merekam dan mengunggah kegiatan pelatihan pada youtube channel

Persyaratan peserta

  1. Siap berkolaborasi untuk belajar dan berbagi pengetahuan
  2.  Memiliki No WhatsApp aktif
  3.  Memiliki laptop/ tablet/ HP android
  4.  Memiliki jaringan internet yang stabil
  5.  Dapat mengoperasikan komputer dan perangkat lunak browser

Manfaat Pelatihan

  1.  Menambah wawasan, ilmu dan pengetahuan
  2.  Mahir menggunakan teleconference dengan webex sehingga dapat berkomunikasi secara 
    virtual  dalam pembelajaran, koordinasi dalam KKG, MGMP, MKKS dan Dinas yang terzona   dengan efektif dan efisien
  3.  Mendapatkan sertifikat 39 dari SEAMEO
  4.  Berkesempatan menjadi instruktur pada pelatihan VCT selanjutnya

Untuk VCT batch 4 teknis  pelaksanaannya diarahkan ke provinsi masing-masing, tidak digabung pada wilayah terkait. Sehingga untuk wilayah Sulawesi Maluku/Malkut sebelumnya hanya dibagi 4 titik, kali ini dibagi menjadi 7 provinsi yang tercakup pada Wilayah SulMal. Masing-masing adalah: Gorontalo, Sulut, Maluku/Malkut, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra.
Khusus Zona Gorontalo dikemas dalam grup diklat VCI-81.6

STRUKTUR  SEAMEO VCT 

STRUKTUR VCT BATCH 4 WILAYAH SULMAL







SK KEMDIKBUD KEGIATAN VCT



 Selamat berKarya teman2 koordinator Wilayah SulMal. Semoga sukses milik bersama. Aamiin










Kamis, 17 Januari 2019

PERANGKAT KBM


FORMAT PENGECEKAN PERANGKAT GURU
DALAM PENYUSUNAN ADMINISTRASI 
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
SEMESTER GENAP 
TP. 2018/2019




Komponen A:
PROGRAM TAHUNAN
PROGRAM SEMESTER
KALENDER RENCANA PEMBELAJARAN
SILABUS
RPP

Komponen C:
KALENDER PENDIDIKAN
JADWAL TATAP MUKA
AGENDA HARIAN/ JURNAL
KKM
ANALISIS KETERKAITAN SKL, SK/KD ATAU  KI/KD


Silahkan download disini







Sabtu, 12 Januari 2019

Klinik Matematika

Klinik Matematika 

Tempat belajar interaktif matematika sekolah. 

Math Clinic Programs adalah sebuah inspirasi untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar Matematika peserta didik SMKN1 Gorontalo untuk semua tingkat. "In Shaa Allah"  Program ini akan digelar awal tahun 2019. Program ini berbentuk eksperimen dan disimpulkan hasilnya dalam tulisan penelitian. Math Clinic yang akan diterapkan adalah bentuk layanan bimbingan belajar peserta didik. 

Layanan bimbingan  ditujukan  bagi peserta didik yang belum tuntas di kelas pada saat kegiatan belajar mengajar dilaksanakan, maupun bagi peserta didik yang sudah menguasai materi dalam hal ini peserta didik tersebut tidak bertanya tentang materi tetapi hanya meminta soal untuk bahan latihan  baik secara berkelompok maupun secara perorangan,

Tujuan Klinik Matematika  adalah mengobati penyakit matematika yang diderita peserta didik, penyakit yang di maksud antara lain penyakit pecahan, penyakit bilangan, penyakit garis singgung dan lain-lain. Disamping itu juga melayani peserta didik yang pintar untuk selalu berlatih (pengayaan).

Proses kerja dari KLINIK MATEMATIKA  sebagai berikut:
  1. Setiap peserta didik mempunyai kartu kontrol, yg berfungsi sebagai kontrol bagi guru dan orang tua
  2. Pada saat Proses Belajar (KBM) berlangsung, jika ada siswa yang belum tuntas maka guru yang mengajar pada saat itu diakhir jam pelajaran  memberikan rujukan untuk berkunjung ke Klinik Matematika  dengan jadwal yang sudah ditentukan
  3. Selain peserta didik yang mendapat rujukan, ada juga siswa yang datang langsung untuk diterapi di klinik
  4. Terapi yang diberikan adalah bisa di dalam ruangan bisa juga di luar ruangan dengan menggunakan lingkungan (tergantung dari pokok bahasan)
  5. Setelah diterapi maka peserta didik tersebut diberikan obat (tugas untuk diselesaikan), ada yang dikerja pada saat terapi ada juga yg dikerja dirumah.
  6. Sebagai tindak lanjut peserta didik diharapkan datang mengontrol kembali dengan tujuan apakah materi tersebut sudah tuntas atau belum.
Prinsip pembelajaran  KLINIK MATEMATIKA, yaitu:
  •     Drilling (pemahaman konsep dengan latihan soal yang fariatif)
  •     Konstruktiv (pembentukan makna dari apa yang dipelajari)
  •     Self-developed mind (pengembangan pola pikir sendiri)
Sedangkan karakteristik pambelajaran KLINIK MATEMATIKA yang penulis simpulkan ada lima, yaitu:
  1.     Layanan bimbingan belajar
  2.     Latihan soal kejar paket
  3.     Menggunakan model sebagai media pembelajaran
  4.     Terdapat interaksi edukatif
  5.     Terdapat keterkaitan
Inti dari kegiatan klinik matematika ini adalah melayani peserta didik yang mempunyai kelemahan di mata pelajaran matematika atau dengan kata lain peserta didik diremedial, dan juga melayani peserta didik yang mempunyai tingkat penguasaan matematika yang sudah tinggi ( pengayaan).

Melihat proses kerja, prinsip dan karakteristik di atas, maka sintaks dalam Math Clinic Programs dapat dijabarkan sebagai berikut: Sekolah menyediakan tempat khusus untuk membimbing peserta klinik, guru mendiagnosa semua siswa dengan soal - soal kompetensi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian untuk menentukan siswa yang pandai dan tidak pandai, juga disesuaikan dari budaya belajar siswa di kelas. Siswa yang tidak pandai kami sebut sebagai pasien dan siswa yang pandai kami sebut sebagai tutor. Drilling pasien, drilling tutor, memotivasi pasien dan tutor, tutor diberdayakan di kelas untuk membantu guru dalam membimbing temannya yang kurang pandai. Jadwal bimbingan untuk pasien dan tutor dipisah. Metode yang diterapkan juga berbeda.

Kegiatan di Klinik Matematika dilaksanakan pada jam pembelajaran menggunakan jam efektif, dibuka pada jam 08.00 – 14.00 wita, dan dilayani oleh team pengajar matematika SMKN 1 Gorontalo.


Penulis, staf pengajar & pendidik SMKN1 Gorontalo.

Selasa, 23 Oktober 2018

MEDIA PEMBELAJARAN


SINOPSIS

Artikel ini memuat langkah-langkah dalam membuat TG BOT sebagai media pembelajaran. Penulis menuangkannya secara step by step hingga TG BOT berhasil dibuat.
TG BOT merupakan salah satu media yang dikembangkan dalam upaya membangkitkan motivasi peserta didik agar terwujud interaksi kegiatan belajar yang maksimal
baik secara tatap muka maupun tidak. Dalam artikel ini penulis sertakan contoh TG BOT yang sudah dikembangkan dan digunakan sebagai salah satu media dalam pembelajaran.
Penulis berharap artikel sederhana ini bisa memberi manfaat pada segenap Guru dalam upaya mewujudkan kualitas Pendidikan anak bangsa yang berkarakter.

Jelasnya silahkan simak artikel berikut  klik disini